PENYEBAB KEHILANGAN PERAWAN YANG BANYAK ORANG TIDAK KETAHUI !!DISIMAK BIAR GA SALAH PAHAM



Di zaman sekarang ini sudah bukan rahasia lagi bahwa pergaulan yang semakin bebas menyebabkan anak – anak remaja sudah bergaul kelewat batas, fakta menyebutkan banyak anak yang masih duduk dibangku smp sudah hamil.



Pertanyaanya berapa persenkah remaja perempuan yang masih perawan?

Diukur Dengan Apakah Keperawanan Tersebut?

Sudah pasti keperawanan diukur dengan pernah tidaknya anak tersebut berhubungan intim dengan lawan jenis, ada juga yang mengukur keperawanan dengan masih utuh tidak-nya selaput darah.


Apakah Selaput Darah Itu?
Dalam istilah Kedokteran, selaput darah dikenali sebagai Hymen. Selaput darah ini merupakan satu lipatan selaput lendir yang menutupi pintu bibir vagina perempuan. Ia telah ada sejak bayi perempuan dilahirkan. Letaknya diantara 1 atau 2 cm dari bibir luar vagina dan bentuknya bulat mengikut bentuk liang vagina. Namun begitu ada juga selaput darah yang memiliki bentuk unik seperti bulan sabit / semilunar dan mempunyai pemisah (septum).



Selaput ini amat tipis dan merupakan membran yang lembut. Secara biologisnya membrane ini tidak berfungsi, tetapi ia mempunyai “beban yang berat” kerena dinilai sebagai bukti kegadisan seorang perempuan. Selain berhubungan intim ternyata selaput darah juga bisa pecah, hal-hal yang menyebabkan selaput darah pecah antara lain:

1.Adanya benda tajam atau tumpul yang menembusnya.
2.Terjatuh
3.Memakai celana yang terlalu ketat
4.Masturbasi
5.Perawatan yang dilakukan pada liang vagina
6.Gangguan penyakit pada saluran vagina
7.Kemalangan dan aktiviti berat yang mempengaruhi alat kelamin perempuan.


Jadi bagi kalian remaja perempuan yang masih perawan pandai – pandai lah menjaga selaput darah, karena jika selaput darah rusak maka pada saat malam pertama sang suami biasanya akan curiga dan akan menimbulkan pertengkaran bahkan perceraian suatu hari nanti. Bagi kaum lelaki, janganlah menilai kesucian seorang istri hanya melalui darah yang dikeluarkan ketika berhubungan untuk pertama kali.

Jangan terlalu norak dan kuno dalam menangani situasi ini, cobalah berpikiran lebih terbuka dan positif karena di era millenium ini, selaput darah bukanlah indikator utama dalam menentukan kesucian. Mungkin tuduhan anda ada benarnya yaitu istri anda sudah tidak suci lagi. Namun mungkin juga wanita yang anda nikahi tidak mempunyai selaput darah atau darahnya telah pecah yang disebabkan oleh aktifitas – aktifitas harian yang telah dilakukannya.


Pikirlah dengan rasional. Jangan rusakkan ikatan pernikahan dengan tuduhan salah yang akhirnya memusnahkan rumah tangga yang dibina. Selaput darah itu hanya simbol saja. Kesucian wanita bukan dilihat dari pecahnya selaput sara ato masih perawannya seseorang, tapi dilihat dari bagaimana ia menjaganya.

Comments